Entah pada siapa waktu itu akan mengadu. Kemana dan dimana. Berawal mencoba
dari selembar hingga berupa buku usang yang telah lalu.
Gadis kecil dengan sejuta angan dan cita itu bercerita pada sahabatnya si
coretan mimpi. Disana tersusun rapih semuanya. Kadang tangis menemaninya dalam
duka saat harus mengabadikannya. Berharap, tangis dengan sedikit senyum
membantunya untuk meringankan hati agar dapat melupakan kesedihannya.
Jika bahagia datang menyapanya senyum simpulpun terpancar dari wajahnya. Ia
merangakai kata - kata indah yang jujur apa adanya.
dari selembar hingga berupa buku usang yang telah lalu.
Gadis kecil dengan sejuta angan dan cita itu bercerita pada sahabatnya si
coretan mimpi. Disana tersusun rapih semuanya. Kadang tangis menemaninya dalam
duka saat harus mengabadikannya. Berharap, tangis dengan sedikit senyum
membantunya untuk meringankan hati agar dapat melupakan kesedihannya.
Jika bahagia datang menyapanya senyum simpulpun terpancar dari wajahnya. Ia
merangakai kata - kata indah yang jujur apa adanya.
Sekarang gadis kecil itu sudah tumbuh dewasa. Ia sudah menemukan pada siapa
ia harus mengadu, dimana, dan kapan. Mungkin ia lupa dengan coretannya kala
itu.
Di satu kesempatan ia mencoba untuk membuka lembaran demi lembaran coretan itu.
ia harus mengadu, dimana, dan kapan. Mungkin ia lupa dengan coretannya kala
itu.
Di satu kesempatan ia mencoba untuk membuka lembaran demi lembaran coretan itu.
Ternyata hal yang ia sempat lupa membuatnya untuk dapat menjadikannya
sebagai tujuan hidup. Entah apa yang membuatnya sampai harus ada dalam bait
coretan itu. Sulit untuk difahami. Tapi itulah yang membuatnya mengerti bahwa
dunia tak pernah bosan mengajak untuk terus mencintainya. Padahal ada dunia
abadi yang harusnya lebih dicintai.
sebagai tujuan hidup. Entah apa yang membuatnya sampai harus ada dalam bait
coretan itu. Sulit untuk difahami. Tapi itulah yang membuatnya mengerti bahwa
dunia tak pernah bosan mengajak untuk terus mencintainya. Padahal ada dunia
abadi yang harusnya lebih dicintai.
Cerita indah dan sedih datang bergantian. Tak lupa diakhir cerita, do'a dan
motivasi membalutnya sebagai kekuatan.
Dialah coretan itu yang membuatku bangkit saat terjatuh.
Dialah coretan itu yang mengingatkanku kala aku lupa
Dialah coretan itu yang mengingatkanku bahwa hidup hanya sesaat.
Dialah coretan yang mengajakku untuk terus berjalan dan membuat proposal surga.
Terima kasih pada tangan dan jari yang membuat coretan itu bersama pena
terindah
Terima kasih pada hati yang menuntun bersama kekuatan do'anya. Semoga coretan
itu adalah awal dari mimpi sampai membuatnya menjadi nyata.
motivasi membalutnya sebagai kekuatan.
Dialah coretan itu yang membuatku bangkit saat terjatuh.
Dialah coretan itu yang mengingatkanku kala aku lupa
Dialah coretan itu yang mengingatkanku bahwa hidup hanya sesaat.
Dialah coretan yang mengajakku untuk terus berjalan dan membuat proposal surga.
Terima kasih pada tangan dan jari yang membuat coretan itu bersama pena
terindah
Terima kasih pada hati yang menuntun bersama kekuatan do'anya. Semoga coretan
itu adalah awal dari mimpi sampai membuatnya menjadi nyata.
