Sebelum terang yang dituju
ada gelap
Gelap
Kalap
dimana nun cahaya menyilau mata?
ku cari-cari celah sedikit
berharap menemunya
Bagaimana terang tak dapat melihat?
sedang gelap menyelimuti
sekilas kilat menyambarpun aku bahagia
asal ada sedikit terang
tak kuperdulikan gelap menyelimuti
tetap saja akan ku kejar terang itu
Namun jangan biarkan hatiku berhenti bicara padaMu
Jangan biarkan aku lupa bagaimana cara berbicara
Sebab tanpa-Mu aku tersesat
Bogor, 19 Maret 2016

Sabtu, 19 Maret 2016
Senin, 14 Maret 2016
BUTA
berjalan kemana entah kemana
melangkah tak karuan
sampai lupa matahari begitu cepat berlari
dan tak lagi menari
Kemarin
berbisik-bisik
berisik
pun ikut lupa apa yang dibisik
terlena,
terlena dengan konsentrasi yang memecah gendang telinga
yang membuat hampir saja tuli
bukan hanya telinga juga mata hati
tuli, sebenarnya tidak
atau benar-benar tuli
Kemarin
bermegah-megah
melihat istimewa dengan binarannya
asik sibuk dengan keasikan
yang seolah menjanjikan,
dulu dapat melihat
tetapi mengapa,
ketika tidak benar-benar ikhlas mengeja
ketika hidup hanya untuk hidup
sedang sebenarnya hidup untuk melihat saat tak lagi hidup
bukan buta ketika sudah tidak hidup
Bogor, 13 Maret 2016
Sabtu, 05 Maret 2016
SYAHADAH CINTA
Senja baru saja berganti
ketika matahari seharian menari
diri ini adalah musafir
Tak berkesudahan mencari
Sajak-sajak kehidupan
gelombang kesabaran
syukur yang dipertanyakan
semua apakah sudah benar menjadi ukuran?
Kala itu,
diri ini hanya terdiam
bungkam
sedang fikiran runyam
Bagaimana tidak
ketika Din dipertanyakan, aku seakan tertodong
sesaat hanya bisa melompong
bertanya : Masih adakah Engkau akan menolong
Bagaimana dengan yang lain,
Shalat, apakah sudah tumakninah,
Zakat, belum kutunaikan
Shaum, entahlah,
Haji, apalagi.
Kala itu,
Semua dipertanyakan.
Lalu...
Bagaiaman dengan surat yang berisikan syahadah cinta?
Rabb-ku,
memiliki cara sendiri mengirim surat cinta itu
memilih orang-orang terpilih untuk itu
dan aku bersyukur atas semua itu
Saat malam ku balas surat cinta itu
ku tulis dengan hati yang syahdu
Bahwa aku ingin berilmu
dengan kekutan-Nya kupinta keyakinan
Agar hati ini dapat menerima
untuk sebuah ta'at
dan sebuah keikhlasan
dengan cinta dan benar yang membenarkan
bahwa yang kupilih adalah benar.
"Maka Nikmat Rabbku yang mana lagi yang dapat ku dustakan??"
Jakarta, 5 Februari 2016
Rabu, 02 Maret 2016
HUJAN
Saat rintiknya begitu mesra menyentuh tanah
saat helaan angin begitu lihai menghembus dengan lembut
saat matahari mulai malu-malu, sembari mengintip dari balik bilik
semua bicara pada saat yang itu di satu waktu
mungkin hari ini atau nanti ketika waktu itu terulang
ku bicara padanya bahwa aku masih tetap merindu
ku berlari pada ribuannya
ku menari bahagia
saat ia datang
Hujan
Bogor, 2 Maret 2016
Langganan:
Postingan (Atom)

