
Selasa, 18 Agustus 2015
***PELANGIKU***
Aku begitu mencintainya
pun merindunya
teringat olehku senyumnya yang begitu memikat hati
semangatnya begitu membara,
bahkan tak pernah padam
ia tak pantang menyerah pada gelombang masalah yang kerap menyinggahi hidupnya.
Lembut hatinya,
aku begitu menghormatinya,
menyayanginya,
dia selalu mengorbankan kebahagiannya demi orang lain,
mengingatkanku soal ketiadaan yang pasti,
mengajarkanku bagaimana menjadi wanita kuat, sekuat karang,
bagaimana ikhlas
tersenyum saat kepahitan menyapa dan mampu berdiri di kaki yang lemah ini.
Menjelaskan bagaimana menjadi wanita bijak meski sampai saat ini aku belum mampu.
Keberadaanku dekat atau jauh akan tetap mencintainya.
Ini adalah sejarah, dimana aku menjadi warna yang lain di hidupnya. Ini adalah bukti kekuatan cinta yang kumiliki karena-Nya
aku dan dia saling mencinta dengan warna yang berbeda
kita hidup berdampingan bersama warna lain.
Adalah pelangi indah untuknya.
Untuknya yang selalu kucinta karena-Nya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar