Langkah kaki berlalu lalang
Pandangan bermanja - manja memandang yang bukan hak
Pendengaran mulai mengelana
hati mengeras, sementara fikir berkeliaran
Lengan berpangku tangan
uacapan.....
Ah sudahlah....
Aku takut banyak bercerita.
sebab semua apa yang kukatan,
harus dipertanggungjawabkan
Belakangan ini malam selalu menegurku
di bengkel hati!!!
di sana ada banyak asesoris
selalu mengingatkan ku terhadap-Nya
Mulai dari alas tempat bersujud
Kumpulan firmanNya
hiasan jendela surga
sampai.....
Keranda kematian
Tuhan.....
kuselipkan rindu
meski ada takut yang medidih
air mata yang tertahan
sesak yang sakit teramat sakit
susunan kata tak beraturan
fikir yang kalut
debaran yang kian mengguncang perasaan
Ialah keranda kematian
Alaram jiwa ketika hidup akan usai
mengalahkan kecintaan pada dunia
bertengger santai di depan mata
sementara tak tahu kapan....
tau tahu,
kapan aku kan ada disana
menunggu giliran
menjadi pemumpangnya

Minggu, 21 Juni 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar