Minggu, 25 September 2016 FLP cabang Bogor kembali
mengadakan pertemuan kelas untuk sesi materi puisi. Acara mulai
pada pukul 08.30 di gedung Common Class Room S2 Agribisnis Kampus IPB Dramaga
Bogor yang dihadiri oleh 22 peserta.
Materi kali ini diisi oleh Kang Usup Supriadi salah satu lulusan
FLP angkatan IV. Beliau menyampaikan bahwa "menurut Goenawan Muhamad puisi
merupakan pragmen, peristiwa, pengalaman, pengamatan dan pemikirian".
Sedangkan pada praktiknya puisi adalah permainan bahasa dengan penuh cinta atau
bisa disebut juga sebagai kreasi pikir.
Menurut penuturan Kang Usup, menulis puisi tidaklah memiliki
aturan yang baku. Namun penulis puisi atau penyair harus tetap memperhatikan
kaidah-kaidah yang berlaku seperti unsur-unsur intrinsik, ektrinsik, amanat,
majas, pencitraan puisi, diksi dan penggabungan kata. Sebab semakin banyak
makna yang terkandung maka akan semakin bagus pula puisi tersebut.
Setelah penyampaian materi, para peserta diberikan waktu 15
menit untuk menulis sebuah puisi yang kemudian dibacakan oleh Kang Usup.
Sembari membacakan beliau memberikan kritik dan saran-sarannya. "Puisi itu
hanya penulisnya saja yang tau apa maksud dari tulisannya, dan penulis tidak
boleh mengungkapkan isi dari tulisan tersebut. Sebab puisi bukan curhatan. Jika
hanya penegasan sah-sah saja", ujarnya. Tepat pukul 12.30 kelaspun berakhir. Sesi ditutup dengan
penugasan reportase dan perampungan puisi.


0 komentar:
Posting Komentar