topbella

Minggu, 29 November 2015

"ISTANAKU ISTANAMU"

Dulu,
Sejak serdaduku meraih bintang
Semua seolah usai
Tenang
Santai
Tak bergeming


Lama sudah lapuk megah merubah reot
Serbuk bubuknya mengintip ingin keluar dan muntah
Jendela monyet hanya sisa yang nyata
Bambu susun terempas sudah disapa angin
Apa hendak dikata
Istanaku ternyata tak nyata
Tuan....
Istanaku istanamu jua...
Mengapa pahit kau bagi pada ku
Pada kami!!!
Apakah rasamu melenyap sudah???
Bukankah istanaku istanamu?
Sudah pergikah nuranimu, hingga......
Sudahlah.
Semua usai.
Tuan....
Jangan lupa,
Istanamu istanaku juga


23.11.2015

0 komentar:

Posting Komentar