Perihal kesiapan apabila kelak terpisah oleh keabadian, sudah siapkah?
Lalu pesan tentang sebuah air mata yang tak boleh terjatuh saat disapa oleh kemeranaan.
Kain kafan,
keikhlasan,
Ketegaran,
dan senyuman!!
Semua adalah permintaan.
Katanya:(Jangan kawal kepergianku dengan air mata. Aku hanya ingin kamu tersenyum, saat aku menjadi tiada, agar aku juga dapat tersenyum).
Malaikatku, pelangiku, tak akan habis air mata ini terjatuh untukmu
dalam sujudku. Meski kau melarangku. Ini adalah salah satu air mata
kebahagiaan memilikimu. Walau kau katakan aku harus memiliki satu air
mata yang tak boleh terjatuh.
Yaitu, saat kepulanganmu.
Namun aku akan tetap menangis, setelah kepulanganmu.
Tangisan yang merayu,
Merayu-Nya agar kita dapat bertemu
dilain waktu
Iya, dikeabadian itu kita bersatu.
09.10.2015
Yaitu, saat kepulanganmu.
Namun aku akan tetap menangis, setelah kepulanganmu.
Tangisan yang merayu,
Merayu-Nya agar kita dapat bertemu
dilain waktu
Iya, dikeabadian itu kita bersatu.
09.10.2015

0 komentar:
Posting Komentar