" Yuk kita shalat dik. Tapi kita ambil air wudhu dulu ya" ucapaku sambil mengajaknya menuju kamar mandi.
"Setelah itu, kita shalat. Adik ikutin kakak ya".
Kemudian kita berdua shalat, dan aku menjadi imamnya. Sewaktu membaca surah Al Fatiha kubaca dengan suara agak sedikit keras. Tanpa kusadari, diapun mengikutiku. Lupa kiranya kuingatkan adik untuk mengikuti setiap surah dalam hati. Sambil mengikuti bacaan tersebut dia bercermin dengan mukena kuningnya
smile emotikon
Lucu rasanya. Tapi tak mengapa. Yang penting dia sudah mau ikut shalat. Meskipun belum hafal apa yang harus dibaca.
Uniknya cara mengajar anak-anak yang butuh kesabaran. Asyik. Butuh tantangan. Tapi juga menguras emosi. Semoga bisa belajar menjadi kakak yang baik dan belajar menjadi ibu seperti mama. Yang selalu sabar mendidik anak-anaknya. Tak pernah lelah menasehati, membimbing dan mengarahkan kami kala berbuat salah. Love you, and miss you always mom.

0 komentar:
Posting Komentar